Narasi Muslim

Blogger Muslim Sejati

Blogger Muslim Sejati

Monday, May 27, 2019

PMII Sidoarjo Kecam Perusuh 22 Mei di Jakarta

 

Peristiwa anarkis saat demontrasi pada 21 dan 22 Mei 2019 di Jakarta beberapa waktu lalu, dianggap sudah melanggar konstitusi dalam Negara kita.

Ikut berpendapat terkait peristiwa anarkis di Ibu Kota tersebut, Pengurus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sidoarjo Subairi, yang mengecam kerusuhan yang terjadi pada 21 dan 22 Mei 2019 di Jakarta.

“Aksi ini sudah tidak aksi damai lagi. Entah karena adanya penyusup yang berusaha mengganggu keamanan Negara atau apapun, seharusnya pihak-pihak yang merasa dirugikan dalam kontestasi Pemilu 2019 semestinya melalui jalur hukum yang ada,” pesannya.

Karenanya ia menyayangkan dan mengecam peristiwa tersebut. Dan dirinya berharap kepada Polisi dapat mengusut tuntas siapa dalang dibelakang aksi 22 Mei 2019.

“Saya dukung Polri dan juga TNI dalam menangani peristiwa 22 Mei. Terima kasih tak terhingga atas upaya maksimal menjaga keamanan dan kedamaian di Indonesia,” ujarnya.



from MUSLIM SEJATI http://bit.ly/2JHOWai
via Muslim Sejati

Tuesday, January 1, 2019

Gam Independen : Ratusan Mantan Kombatan Pidie Dukung Jokowi 2 Periode

GAM Independen dibawah Presidium Tgk. Sufaini Usman Syekhy semakin nyata menunjukkan taji dan eksistensinya dalam politik Aceh.

Setelah sukses mengkonsolidasikan para mantan kombatan GAM yang selama ini keberadaannya dituding sebagai “GAM Rakitan” justru mendapatkan dukungan nyata dari pendukungnya di wilayah Pidie.

Sebelumnya GAM Independen pada 24 Desember 2018 lalu, dengan tegas menggelar deklarasi dan menyatakan dukungannya kepada capres-cawapres pasangan nomor urut 01, Jokowi-Ma’ruf Amin di Lampineung Coffe Banda Aceh.

Kini, Selasa (01/01/2019), GAM Independen melanjukan pertemuan dengan para mantan kombatan di wilayah Pidie.

Hadir dalam acara tersebut lebih dari 500 orang, diantaranya Sulaiman, Muh. Yunus, Zulkifli, T. Jafar, Tgk. Maulama, Abon Anwar, Abi Razali, Tgk. Azhari, Muklis, Tgk. Sofyan, Tgk. Asnawi, Tgk. Muzakir, Tgk. Rusli dan masyarakat sekitar.

“Setelah kita deklarasikan di Banda Aceh, sekarang semakin banyak lagi yang datang di Pidie. Kami ini ada, kami ini bukan rakitan,” ujar Tgk. Syekhy dalam acara deklarasi dukungan ‘Jokowi 2 Periode’ yang digelar di Horas Kopi Pidie, sekira pukul tiga sore.

Dikatakan Syekhy, 500 orang lebih kombatan GAM Independen telah sepakat dengan sangat tegas akan memenangkan Pak Jokowi di Aceh dan mengalahkan Prabowo.

“Kami atas nama GAM Independen akan bergerak ke wilayah lain untuk memantapkan dukungan kepada Pak Jokowi. Kami GAM Independen akan membuktikan bahwa kami bukan GAM Rakitan,” tegasnya.

Masih tegas Syekhy, GAM Independen adalah mantan GAM peninggalan Tgk. Abdullah Safii (Tgl. Lah) dan almarhum Tgk. Hasan Di Tiro yang masih konsisten pada perjuangan Aceh yang bermarwah di masa damai ini. Kami akan terus bergerak secara masif ke seluruh Aceh dan kita buktikan sejuta GAM Independen akan memenuhi Kota Banda Aceh untuk memenangkan Pak Jokowi 2 periode, ujarnya.

“Kami juga menghimbau kepada rakyat Aceh agar tidak terprovokasi dengan fitnah yang terpuji. Mantapkan barisan untuk memenangkan Jokowi-Ma’ruf Amin di Aceh,” demikian harap Presidium GAM Independen, Tgk. Syekhy.



from MUSLIM SEJATI http://bit.ly/2F2k0ht
via Muslim Sejati

Saturday, December 22, 2018

Muslim Sejati , KH Maimun Zubair: Tolong Sampaikan Pada Santri dan Alumni Saya Pilih Jokowi

Tersebar kabar tadi malam Kiai Kharismatik Nahdlatul Ulama yaitu Syaikhuna Maimoen Zubair mendukung dan untuk dikabarkan kepada Santri dan Alumni bahwa beliau memilih Pak Jokowi dan KH Ma’ruf Amin, berikut pernyataan selengkapnya yang diposting santri beliau ‘Kanthongumur’:

Pada hari Ahad Legi, 28 Oktober 2018 setelah maghrib Syaikhina Maimoen Zubair menemui tamu. Setelah adzan isya’ ada tamu yang diantar oleh salah seorang menantu Syaikhina. Tamu pun berpamitan menjelang pukul sembilan.


Setelah itu Syaikhina bercerita banyak tentang berbagai kejadian akhir-akhir ini dan memberikan ilmu yang dalam serta hikmah yang bisa diambil. Hanya ditemani oleh beberapa anggota keluarga dan anak Ndalem, Beliau masih memberikan pelajaran berharga kepada kami sampai sekitar pukul sepuluh malam, tetap di tuang tamu.

Kemudian Syaikhina pun beranjak menuju kamar dan masih terus memberikan banyak pelajaran berharga dan ditemani oleh kita bertiga, ketua ndalem, anak ndalem bagian penjadwalan serta anak kecil ini.

Beliau pun memberikan perintah kepada kami bertiga:

“UNTUK MEMBERITAHUKAN KEPADA PARA SANTRI DAN ALUMNI BAHWA MBAH MAIMOEN ZUBAIR MEMILIH CALON PRESIDEN URUT 01 BAPAK JOKO WIDODO”.



from MUSLIM SEJATI http://bit.ly/2T0XI3w
via Muslim Sejati

Wednesday, December 5, 2018

Karakteristik Muslim Sejati , Kapolres Jember Berani Selamatkan WNA dari Hadangan Massa

Aksi heroik Kusworo ini mengamankan warga Asing yang menggunakan 3 mobil roda empat dari ratusan massa tolak tambang emas di blok Silo yang menghadang itu dilaukan usai menerima kabar dari tokoh masyarakat setempat tentang adanya penhadangan warga Asing.

“Sekitar pukul 09.00 pagi, menginformasikan bahwa, ratusan warga masyarakat penolak tambang emas telah menghadang dan mengamankan orang asing yang dicurigai sebagi Investor tambang yang akan melakukan aktivitas.” Ujar Kapolres Jember Kusworo Wibowo, Rabu (5/12/2018) siang.

Masih kata Kusworo Wibowo “Kami mengharap kepada warga masyarakat Silo bisa mengendalikan diri, pasrahkan pada kami semua akan kami ambil keterangan maksud dan tujuan hedak ke lokasi tambang.” Katanya

Dari keterangan sementara kedatangan 2 stap ESDM Jawa Timur Darmanto bersama 3 Warga Asing ke kelosi tambang hendak Survai,  karena tidak melakukan koordinasi dengan perangkat setempat, sehingga sempat terjadi penghadangan oleh warga penolak tambang desa Pace.” Jelsanya.

Kusworo, menambahkan, Kejadian ini bisa dilaporkan pada pimpinan ESDM Propinsi Jawa Timur, bahwa warga silo tidak menginkan adanya penambangan di Blok Silo, sehingga menjadi pertimbangan untuk menentukan langkah yang dilakukan sejalan sebagaimana kita harapkan bersama.

Menurut Tokoh masyarakat setempat Taufiq, sejak SK Kementrian ESDM Jatim tentang Wilayah ijin usaha Pertambangan turun 20 September 2018 lalu, warga telah mendirikan Posko dan memeriksa setiap Warga asing yang keluar masuk Wilayah nya. “Hal ini dilakukan karena warga dengan tegas menolak segala aktifitas penambangan.” Katanya.

Salah satu Stap Kementrian ESDM Propinsi Jawa Timur mengakui bahwa kedatangannya untuk survay beberapa lokasi. “Kami dari Surabaya Kantor ESDM Propinsi hendak melakuan survay saja tidak melakukan yang lain, hanya mau lihat-lihat saja tidak melakukan penelitian.” Kilahnya.

Diberitakan bahwa warga Silo, dengan tegas menolak penambangan emas, komintmen tersebut juga ditegaskan Pemkab Jember yang disampaikan berkali-kali oleh  Bupati Jember, dr Faida, pada saat kampanye dan beberapa pertemuan dengan warga Silo.



from MUSLIM SEJATI https://ift.tt/2zJOOQF
via Muslim Sejati

Thursday, November 29, 2018

Kegiatan Reuni Akbar 212 Bertentangan dengan Nilai-nilai Islam

Tuesday, November 27, 2018

Begini Ceritanya Kenapa GP Ansor Malang Kecam Prabowo

Pernyataan Capres nomor urut 02, Prabowo Soebianto terkait pemindahan kedutaan Australia dari Tel Aviv ke Jerussalem dipandang menyakiti umat Islam di Indonesia.

Menanggapi hal itu, Ketua Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kabupaten Malang, Husnul Hakim Syadad, menilai, pernyataan itu tak pantas diucapkan Calon Presiden di tengah mayoritas umat Islam Indonesia.

Menurut Husnul, apa yang dilontarkan Prabowo justru memantik amarah umat Islam di Tanah Air.

“Tidak seharusnya Capres Prabowo mengeluarkan pernyataan seperti itu. Bahwa sebagai capres, seharusnya memahami posisi dan kedaulatan dari masing-masing negara. Tidak bisa berucap seenaknya,” tegas Husnul, Selasa (27/11/2018) sore.

Husnul menegaskan, bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia yang tercantum dalam pembukaan UUD 1945, sangat menghargai kedaulatan masing-masing negara dan menghapuskan penjajahan di atas dunia.

“Sebagai capres tidak seharusnya Prabowo mengeluarkan pernyataan tersebut,” ujarnya.

“Prabowo tidak memahami perjuangan rakyat Palestina sebagai negara untuk merdeka,” tambah Husnul.

“Kami mengecam dengan sikap Prabowo yang seolah-olah tidak mengerti sejarah, tidak paham konstitusi, dan bertentangan dengan sikap mayoritas warga Indonesia,” papar Husnul. Ansor meminta dan mendesak kepada Prabowo, agar mencabut pernyataan tersebut dan meminta maaf kepada umat muslim Indonesia



from MUSLIM SEJATI https://ift.tt/2DOwZ5U
via Muslim Sejati

Rasulullah SAW Tidak Pernah Merayakan Kemenangan Perang Badar Tiap Tahun

Rasulullah SAW Tidak Pernah Merayakan Kemenangan Perang Badar Tiap Tahun, Bahkan kemenangan terhadap kota Makkah atau yang sering disebut Fathul Makkah itu pun hanya dilakukan sekali.



from MUSLIM SEJATI https://ift.tt/2FFYQb7
via Muslim Sejati